You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Waru
Waru

Kec. Slogohimo, Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

Tim Reog Wonogiri Raih Juara II Penyaji Terbaik pada Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Tahun 2026

Desa Waru 22 September 2026 Dibaca 1 Kali
Tim Reog Wonogiri Raih Juara II Penyaji Terbaik pada Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Tahun 2026

Wonogiri – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Wonogiri di bidang seni dan budaya. Tim Reog Pemerintah Kabupaten Wonogiri berhasil meraih Juara II Penyaji Terbaik dalam ajang Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Grebeg Suro 2026 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Festival ini berlangsung selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Juni 2026, dan diikuti oleh 32 grup reog dari berbagai daerah di Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa seni Reog Wonogiri mampu bersaing di tingkat nasional. Dalam kompetisi bergengsi yang menampilkan berbagai kelompok reog terbaik dari seluruh Indonesia, Tim Reog Pemerintah Kabupaten Wonogiri tampil memukau dengan memadukan unsur tari, musik gamelan tradisional, serta dramatisasi kisah Prabu Klono Sewandono dan Singa Barong. Penampilan yang kuat, harmonis, dan tetap berpegang pada pakem budaya berhasil membawa Wonogiri meraih predikat Penyaji Terbaik Kedua.

Festival Nasional Reog Ponorogo tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan wadah pelestarian budaya yang mempertemukan para seniman reog dari berbagai daerah. Melalui festival ini, setiap peserta didorong untuk terus menjaga nilai-nilai tradisi sekaligus menghadirkan kreativitas dalam pertunjukan tanpa meninggalkan identitas asli Reog Ponorogo sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, hadir secara langsung untuk memberikan dukungan kepada kontingen Wonogiri selama pelaksanaan festival. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras para seniman, pelatih, dan seluruh tim yang telah mempersiapkan penampilan secara maksimal. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan sekaligus melestarikan seni budaya daerah.

Selain menjadi kebanggaan bagi masyarakat Wonogiri, capaian ini juga menunjukkan bahwa pembinaan seni tradisional di daerah terus berkembang secara positif. Konsistensi para pelaku seni dalam menjaga kualitas pertunjukan membuktikan bahwa budaya lokal tetap memiliki daya saing tinggi di tengah perkembangan zaman. Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui berbagai kanal resminya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman, pelatih, pendukung, serta masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan festival.

Gambar1 

Semangat kebersamaan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan Tim Reog Wonogiri meraih prestasi di tingkat nasional. Keberhasilan meraih Juara II Penyaji Terbaik dalam Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Wonogiri memiliki potensi seni budaya yang kuat. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk terus melestarikan warisan budaya bangsa, memperkuat identitas daerah, serta mendorong lahirnya generasi penerus yang bangga terhadap kesenian tradisional Indonesia.

Penulis : Tinta Slogohimo (Imapres Kabupaten Wonogiri Kecamatan Slogohimo)

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image