WARU,- Ikatan Mahasiswa Berprestasi Wonogiri (IMAPRES WONOGIRI) Kecamatan Slogohimo melakukan kegiatan Sosialisasi dan Pembuatan QRIS untuk UMKM di Kantor Kepala Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini merupakan program kerja dari IMAPRES WONOGIRI Kecamatan Slogohimo dalam upaya peningkatan literasi keuangan digital dan adopsi teknologi pembayaran modern.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim IMAPRES melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat serta melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM yang tergabung dalam Lapak Gama. Selain itu, dilakukan pula identifikasi kebutuhan dan tingkat pemahaman pelaku UMKM terkait sistem pembayaran digital, khususnya penggunaan QRIS. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan transaksi tunai dan belum familiar dengan sistem pembayaran non-tunai. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, pada tanggal 6 Januari 2026 dilaksanakan sosialisasi QRIS di Lapak Gama, kemudian pada tanggal 15 Januari dilaksanakan pembuata QRIS, terkahir pada tanggal 19 Januari 2026 penyerahan QRIS dan konten branding.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya literasi keuangan digital di era modern, termasuk manfaat penggunaan QRIS dalam mendukung kemudahan transaksi, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperluas jangkauan konsumen. Peserta diberikan pemahaman mengenai cara kerja QRIS, keunggulan sistem pembayaran berbasis kode QR, serta keamanan dalam bertransaksi digital.
Selanjutnya, dilakukan pendampingan langsung dalam proses pembuatan QRIS bagi pelaku UMKM. Tim IMAPRES membantu peserta mulai dari proses registrasi, pengisian data, hingga aktivasi QRIS yang terhubung dengan rekening masing-masing pelaku usaha. Pendampingan ini dilakukan secara intensif agar setiap peserta dapat memahami dan mampu mengoperasikan QRIS secara mandiri.
Setelah kegiatan berlangsung, terlihat adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM terhadap sistem pembayaran digital. Sebagian besar peserta telah berhasil memiliki QRIS sendiri dan mulai siap untuk mengimplementasikannya dalam kegiatan usaha sehari-hari. Hal ini menjadi langkah awal yang positif dalam mendukung transformasi digital UMKM di Desa Waru.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM Lapak Gama dapat meningkatkan daya saing usahanya, mengikuti perkembangan teknologi, serta memberikan kemudahan bagi konsumen dalam bertransaksi. Ke depan, diperlukan adanya pendampingan lanjutan agar pemanfaatan QRIS dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi dan pendampingan QRIS yang dilaksanakan oleh IMAPRES WONOGIRI Kecamatan Slogohimo berhasil meningkatkan literasi keuangan digital serta mendorong adopsi teknologi pembayaran modern di kalangan pelaku UMKM Lapak Gama. Melalui rangkaian kegiatan yang terstruktur, mulai dari sosialisasi hingga implementasi, para pelaku usaha kini memiliki pemahaman yang lebih baik serta kesiapan dalam menggunakan sistem pembayaran non-tunai. Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital UMKM, sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, daya saing, dan pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Penulis : Tinta Slogohimo (Imapres Kabupaten Wonogiri Kecamatan Slogohimo)